Pendidikan , Kesehatan dan Sosial Budaya Kampung Kayu Indah
a.
Pendidikan
Pendidikan merupakan pintu gerbang menuju tujuan
yang sudah di tetapkan oleh masing – masingindividu. Pendidikan formal yang
tersedia di Kampung Kayu Indah baru ada dua unit yakni PAUD “ Tunas Bangsa “
dan Sekolah Dasar Negeri No. 005 dibawah
naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Berau.
Untuk pendidikan lanjutan mereka bersekolah di
kampung terdekat yaitu di Kampung Campursari yang memiliki Sekolah Menengah
Pertama Negeri dan Sekolah Menengah Atas Negeri yang berjarak sekitar 6 km dari
kampung Kayu Indah dan untuk pendidikan kejuruan dapat melanjutkan di SMK 18
Berau yang berlokasikan di Kampung Bumi Jaya. Adapun untuk pendidikan pra dasar
sudah tersedia TK / PAUD “ Tunas Bangsa “.
Sementara itu kesadaran penduduk akan pentingnya
pendidikan telah mengalami peningkatan . Hal itu terbukti dari semakin
banyaknya anak – anak usia sekolah yang melanjutkan ke jenjang pendidikan yang
lebih tinggi. Bahkan beberapa diantaranya saat ini telah memasuki bangku kuliah
baik itu di perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta. Secara
keseluruhan tingkat pendidikan masyarakat Kampung Kayu Indah saat ini masih
didominasi oleh tamatan SD.
Adapun rincian tingkat pendidikan masyarakat pada
tahun ini adalah sebagai berikut :
v Belum
Sekolah :
56 orang ( 7,19 % )
v Buta Huruf : 3 orang ( 0,39 % )
v Tidak Tamat SD : 21 orang ( 2,70 % )
v PAUD : 34 orang ( 4,36 % )
v SD : 362 orang (
46,47 % )
v SLTP : 121 orang (
15,53 % )
v SLTA : 173 orang (
22,21 % )
v D1 : 2 orang ( 0,26 % )
v D2 : 2 orang ( 0,26 % )
v D3 : 1 orang ( 0,13 % )
v S1 : 4 orang ( 0,51 % )
b.
Kesehatan
Dibidang kesehatan dilayani oleh 1 orang tenaga
paramedis , 1 orang Bidan dan 1 orang
dukun terlatih pada Puskesmas Pembantu Kampung Kayu Indah. Untuk pelayanan anak
balita dilayani di Posyandu dan untuk ibu melahirkan disediakan Bidan yang
bertempat di polindes.
Upaya peningkatan kesehatan masyarakat terutama
terhadap anak balita dan ibu hamil dan Lansia dilakukan melalui penyuluhan kesehatan
yang dilakukan oleh instansi terkait melalui kegiatan Posyandu Balita dan
Posyandu Lansia yang dilaksanakan setiap tanggal 10 dan 13 setiap bulan
sehingga diharapkan dapat merubah perilaku hidup bersih dan sehat ( PHBS )
masyarakat dari sanitasi lingkungan yang kurang baik menjadi lingkungan yang
bersih sehingga dapat mencegah penyakit menular.
Sedangkan
untuk penyandang cacat mental dan fisik yang ada di Kampung Kayu Indah
terdapat 9 orang penderita.
c.
Keamanan dan Ketertiban Masyarakat
Untuk bidang keamanan dan ketertiban masyarakat
di Kampung Kayu Indah tersedia 6 unit Pos Kamling dan 1 unit Pos Induk dengan
jumlah Hansip sebanyak 6 orang dengan kegiatan sistem keamanan lingkungan dan
keamanan rakyat dan memberlakukan wajib lapor bagi tamu 1 x 24 jam.
d.
Agama
Untuk menciptakan kehidupan masyarakat yang
selaras, serasi dan seimbang, kehidupan beragama senantiasa dibina agar masalah
sosial dapat ditekan seminimum mungkin, jumlah sarana ibadah di Kampung Kayu
Indah berjumlah 2 buah yang terdiri dari mesjid dan gereja sedangkan langgar / musholla sebanyak 3 buah. Kaum
remajanya ditampung dalam wadah Ikatan Remaja Mesjid untuk muslim dan Pemuda
Gereja untuk Katolik/Protestan.
e.
Olah Raga
Olah raga merupakan kegiatan penunjang di Kampung
Kayu Indah. Segala aktifitas keolahragaan terjadi pada sore hari, selain
sebagai kegiatan untuk menunjang kesehatan penduduk juga merupakan ajang
pemersatu antar berbagai suku yang ada di kampung ini. Kegiatan ini ditunjang
dari fasilitas yang berupa adanya Gedung Serba Guna “ Graha Indah Lestari “
yang biasa digunakan untuk kegiatan bulu tangkis . Adapun untuk segiatan olah
raga yang lainnya juga tersedia seperti lapangan sepakbola, lapangan voli dan
lapangan takraw.
f.
Lembaga Adat
Lembaga adat di kampung ini tetap dipertahankan
dengan melestarikan adat istiadat yang didapat dari daerah asal penduduk
misalnya adat istiadat perkawinan, kelahiran anak, upacara kematian, pengolahan
tanah dan adat istiadat dalam memecahkan konflik warga, yang paling umum juga
ada disini berupa kegiatan gotong royong berupa membersihkan lingkungan
kampung, pembangunan rumah, membangun jembatan dan membuat jembatan pengolahan
tanah. Setiap suku yang ada di kampung ini ditampung dalam wadah suku dengan
ketua masing – masing dan dipersatukan dalam forum kampung.
Komentar
Posting Komentar